Teknologi dan Komputer

TIPS Memilih HSF (Pendingin) Prosesor Yang Sesuai Dengan Komputer Anda

Teknologi Virtual

Komputer terbentuk dari beberapa rangkaian komponen hardware seperti Prosesor, RAM, Motherboard, dan Casing. Karena HSF (pendingin prosesor) letaknya di atas prosesor maka yang harus diperhatikan saat memilih HSF yaitu Casing, Socket Prosesor, dan Motherboard. Selain itu TDP daya prosesor juga harus diperhatikan, supaya HSF yang Anda beli mampu bekerja masksimal tetap dingin.

HSF memegang peranan penting menjaga keawetan prosesor, maka dari itu mendalami cara memilih HSF merupakan keputusan yang tepat. Bayangkan saja bila Anda menggunakan Fan/ kipas prosesor yang jelek bagaimana bisa menjaga temperatur prosesor, bisa-bisa malah overhead dan komputer menjadi hang.

TIPS Memilih HSF (Pendingin) Prosesor Yang Sesuai Dengan Komputer Anda:

1. Perhatikan Jenis Socket Prosesor

Socket LGA 1150
Socket LGA 1150

Socket Processor adalah interface atau tempat untuk meletakkan processor pada motherboard. Socket processor yang pilih akan menentukan processor apa yang sesuai dengan motherboard. Pada motherboard komputer, processor terpasang pada secket atau slot, tergantung jenis processornya.

Contoh Socket prosesor Intel: LGA 478, LGA 775, LGA 1155, dan LGA 1150, selengkapnya lihat di sini
Contoh Socket prosesor AMD: AM2, AM2+, AM3, dan FM2, selengkapnya lihat di sini.

Setiap HSF (pendingin prosesor) mencantumkan jenis socket yang digunakan. Pilihlah HSF yang suport dengan Socket prosesor Anda.

2. Perhatikan Casing Komputer
Mengukur Tinggi Casing Komputer
Mengukur Tinggi Casing Komputer

Ada beberapa bentuk HSF, seperti tower dan duduk. Untuk HSF tower memerlukan casing yang cukup lebar dan besar supaya muat ketika dipasang. Sedangkan HSF duduk biasanya sedikit lebar, usahakan HSF yang dipilih tidak bertabrakan dengan RAM/ Memory.

3. Perhatikan Motherboard dan Letak RAM
Bentuk dan Letak Komponen Motherboard
Bentuk dan Letak Komponen Motherboard

Beberapa motherboard menyusun beberapa komponennya di dekat socket dan pendinginnya. Anda perlu mengukur jarak antara HSF ke komponen-komponen lainnya seperti RAM, kapaistor, IC dan lainnya. Jangan sampai ketika ingin memasang fan terhalang oleh komponen tersebut.

4. Perhatikan TDP Prosesor
Apa itu TDP?? TDP adalah Thermal design power adalah sebuah hitungan dari panas yang di hasilkan oleh processor. Dimana semakin besar maka akan semakin butuh pendingin yang mumpuni. TDP tidak bisa menjadi patokan untuk daya dari processor. Untuk melihat berapa daya yang real dimakan suatu processor, anda bisa merujuk ke review di internet. Macam review processor core i5 disini. TDP hanya untuk menentukan pendingin processor.

Untuk daftar TDP bisa lihat di sini.

TDP 0-20 Watt
Untuk processor yang memakai TDP ini rata-rata adalah processor kelas hemat daya (ULV/LP) untuk intel biasa dari kelas intel ATOM atau AMD dari kelas AMD APU E series. Biasanya processor ini sudah di bundling dengan motherboard mini itx. Yang processor ini sudah di solder di dalamnya.
Motherboard Itel Atom

Untuk HSF processor jenis ini tidak membutuhkan HSF mumpuni, HSF bawaan pabrik sudah sanggup mendinginkan processor ini dengan baik. Bahkan menurut standart processor ini juga bisa dipasang tanpa kipas alias pakai heatsink saja, seperti motherboard dibawah ini. dikarenakan sesuai rumus, processor, chip, IC apa saja yang memakai TDP dibawah 20w. Bisa memakai pendingin heatsink saja.

TDP 35-65 Watt
Untuk processor ini biasanya di dominasi  oleh  processor kelas low-end yang ditunjukan untuk pasar PC office atau PC murah beberapa processor yang termasuk kelas ini adalah processor intel celeron G seris, Intel pentium G series, intel core 2 duo, core i3, AMD athlon II x2, AMD a4 series, AMD a6 series dsb. processor dengan TDP sebesar itu, sejatinya tidak membutuhkan HSF yang besar. HSF bawaan seperti dibawah ini sejatinya sudah cukup.
HSF Bawaan AMD
HSF Bawaan AMD

HSF Bawaan Intel
HSF Bawaan Intel

Cooler Master Xdream i117
HSF Serupa Cooler Master Xdream i117

TDP 70-100 Watt
Processor yang masuk ke kategori ini adalah processor mainstream yang masuk kategori mid-high end yang sering dipakai untuk game atau perkerjaan berat macam editing grafis. Sebut saja AMD phenom II, Intel Core 2 Quad, Intel Core i 5-7, intel Pentium 4, AMD A8 dan A10. Di Box processor ini sudah diberikan HSF bawaan, namun HSF itu tidak mumpuni terutama untuk kebutuhan berat. Hampir banyak pengguna processor ini yang mengeluh panasnya processor saat memakai HSF bawaan.

Karena memang seperti yang saya bilang di kategori nomor 2. HSF default sejatinya Cuma mampu menampung processor dengan TDP 65 watt ke bawah. Kalau diatasnya di wajibkan memakai HSF jenis full tower. HSF jenis Full tower memakai Heatsink yang lebih besar yang memungkinkan menyerap panas processor lebih banyak ditambah ada sebuah tambahan pipeline yang berkerja memindahkan panas processor ke heatsink yang nantinya di panas yang ada di heatsink tersebut di dinginkan dengan Fan yang ada di HSF. Selain bentuk heatsink, Fan yang ada di HSF ini rata-rata memakai model hydro bearing yang lebih rendah suara walaupun memakai putaran yang kencang. Berikut beberapa HSF yang masuk ke model ini.
Deepcool Gamaxx 200
HSF Deepcool Gamaxx 200

Rata-rata HSF ini dijual dengan rentang harga 100-200 ribuan rupiah. Namun anda tidak perlu kwatir lagi akan suhu processor yang anda pakai. Anda bisa bermain game atau berkerja tanpa kwatir lagi.


0 komentar:

Post a Comment

= > Silahkan berkomentar sesuai artikel di atas
= > Berkomentar dengan url (mati/ hidup) tidak akan dipublish