Selasa, 05 Januari 2016

Akhirnya WinAmp Bangkit Kembali Dari Kubur

Siapa yang tidak kenal WinAmp, aplikasi pemutar MP3 legendaris dengan ciri khas suara kambing ini akhirnya dihidupkan kembali ditahun 2016. Setelah vakum selama 2 tahun dan tidak akan diupdate, ternyata WinAmp akan dihidupkan kembali.

WinAmp diupdate oleh oleh Radionomy. Meski demikian, aplikasi pemutar musik tersebut hanya ada mendapat minor update. Dikutip dari Softpedia, Vivendi Group, perusahaan di balik Radionomy diyakini berencana merelase pembaruan aplikasi WinAmp beberapa bulan mendatang.

Akhirnya WinAmp Bangkit Kembali Dari Kubur

Hal ini diperkuat sebuah postingan di forum resmi WinAmp. "Bakal ada release kecil pada awal 2016. Tidak ada fitur baru," demikian menurut mantan developer WinAmp Ben Allison di forum resmi WinAmp. Ben juga menuliskan, saat ini Radionomy belum memiliki tim pengembangan khusus untuk WinAmp. Meski demikian, pembaruan aplikasi WinAmp yang direlease akan menawarkan berbagai perbaikan dan peningkatan performa.

Pada tahun 1990-an dan awal 2000-an, Winamp merupakan perangkat lunak yang populer untuk memutar musik dan saluran radio. Winamp sempat merelase aplikasi di Mac dan Android, namun basis penggunanya tidak besar. WinAmp yang sempat sangat populer sempat akan ditutup layanannya. Namun, AOL sebagai pemilik WinAmp menjualnya ke Radionomy pada awal 2014.

Pada saat itu, Radionomy berjanji akan menjadikan Winamp pemutar media untuk "mendengarkan, menonton, mengelola file musik, video, podcast, dan radio internet, di perangkat komputer desktop dan mobile. WinAmp setelah dibeli Radionomy dua tahun lalu hilang bak ditelan bumi. Tidak ada update baru, apalagi versi baru.

The author of the blog Teknologivirtual


EmoticonEmoticon