Selasa, 28 Juni 2016

Anggapan Yang Kelirtu Tentang Bluetooth

Siapa sih yang tidak kenal bluetooth? Teknologi ini bisa dikatakan salah satu teknologi yang harus ada di berbagai perangkat mobile saat ini. Dengan teknologi ini, kita bisa menghubungkan berbagai perangkat yang sama-sama menggunakan bluetooth. Teknologi nirkabel ini merupakan solusi sambungan yang efisien, hemat, dan bisa diandalkan.

Menurut Wikipedia Indonesia, Bluetooth adalah spesifikasi industri untuk jaringan kawasan pribadi (personal area networks atau PAN) tanpa kabel. Bluetooth menghubungkan dan dapat dipakai untuk melakukan tukar-menukar informasi di antara peralatan-peralatan.


Berikut ini beberapa pemahaman yang salah tentang Bluetooth:

1. Berbahaya Bagi Kesehatan
Ini adalah pemahaman yang paling banyak merebak ke masyarakat. Bluetooth dianggap bisa berbahaya bagi kesehatan karena termasuk teknologi nirkabel. Padahal, tidak semua teknologi nirkabel termasuk berbahaya.

Sinyal radiasi sendiri sebenarnya sangat bergantung dari tenaga, dan Bluetooth hanya menyerap tenaga paling besar 100mW, tepatnya untuk kelas 1. Faktanya, Bluetooth di berbagai perangkat modern hanya menyerap 1mW. Sebaliknya daya 1.000mW hingga 2.000mW terserap ketika smartphone mengoperasikan layanan 3G atau 4G.

Jadi, anggapan bluetooth berbahaya bagi kesehatan adalah salah besar. Saat melakukan panggilan telepon, Anda justru lebih disarankan menggunakan headset bluetooth ketimbang menempelkan smartphone Anda ke telinga.

2. Menghabiskan Daya Baterai
Menggunakan teknologi bluetooth tentu saja membutuhkan tenaga. Salah satu sumber tenaga adalah baterai. Namun, jangan pernah samakan teknologi bluetooth zaman dahulu dengan zaman sekarang. Zaman sekarang, bluetooth kebanyakan sudah berteknologi LE (Low Energy). Penggunaan daya di bluetooth versi ini sangat efisien. Penggunaan daya paling intens hanya saat benar-benar terjadi aliran data saja.

Misalnya Anda menghubungkan iPhone ke headset bluetooth, jika hanya tersambung saja maka tidak akan menggunakan daya yang besar. Penggunaan daya baru benar-benar terasa saat Anda memainkan musik. Jadi jika smartphone Anda sudah berteknologi Bluetooth LE dan Anda menghidupkan bluetooth di smartphone Anda sepanjang hari seharusnya tidak ada masalah baterai boros. Kecuali jika Anda menggunakan bluetooth tersebut untuk mendengarkan musik ke headset bluetooth sepanjang hari.

3. Jangkauan Bluetooth Pendek
Teknologi bluetooth juga memiliki kelas atau tingkatan tertentu. Bluetooth kelas 3 hanya bisa digunakan di jarak kurang dari 10 meter, kelas 2 bisa digunakan di jarak sekitar 10 meter dan jika lebih tak seberapa maksimal, dan yang paling baik yakni kelas 1 yang bisa digunakan hingga jarak 100 meter bahkan lebih. Jadi pastikan dulu teknologi apa yang didukung oleh perangkat milik Anda.

The author of the blog Teknologivirtual


EmoticonEmoticon