Senin, 28 Agustus 2017

Kenapa Hardware Komputer Hanya Diciptakan Untuk Windows? Kok Bukan Linux

Pernahkah Anda mencoba sistem operasi yang berbeda misalkan Linux dan Windows. Kenapa laptop/ komputer yang menggunakan Windows begitu kompatible dengan hardwarenya sedangkan Linux drivernya kurang bersahabat dengan hardware.

Permasalahan inilah yang sering dialami pengguna distro Linux seperti laptop/ komputer tidak mebaca perangkat Wifi, Sound tidak bisa mengeluarkan begitu keras. Jadi bila ada pertanyaan kenapa hardware hanya suport untuk Windows? ya karena penggunanya paling banyak di dunia sehingga para produsen perangkat komputer pada bekerja sama dengan Windows.


Berikut ini Admin rangkum beberapa permasalahan yang sering muncul ketika menggunakan Linux:

1. Wifi laptop/ komputer tidak aktif
Kaetika Anda menggunakan dual OS yaitu Windows dan Linux dapat membedakan hardware apa saja yang suport dengan Windows atau Linux. Bagi pengguna Linux Ubuntu dan turunannya seperti Linux Mint sering mengalami permasalahan yaitu Wifi laptop tidak bisa mendeteksi sinyal Wifi. Solusinya Anda bisa update Linux atau menggunakan USB Wireless.

2. Sound laptop/ komputer tidak bisa mengeluarkan suara jelas
Rata-rata ketika menggunakan sistem operasi Linux, output suara ketika memutar musik atau vide hasilnya kurang nyaring padahal volume full. Solusinya gunakan sound eksternal untuk mendapatkan suara bagus.

3. Graphic Card kelihatan kurang maksimal
Dukungan driver Graphic Card di Linux untuk hardware tersebut kurang memadai, akibatnya banyak laptop yang tampilannya kurang menarik karena pixelnya rendah. Solusinya Anda perlu membuka website pembuat Graphic Card seperti Ati Radeon dan nVidia, pilih driver danc cari sesuai sistem operasi hanb ada.

4. Trackpad laptop tida bisa digerakan secara leluasa
Menggerakan kursor menggunakan Trackpad kurang begitu leluasa, biasanya sih kalau bukan pergerakannya lambat saat memindahkan kursor ya kurang peka. Solusinya silahkan coba update driver melalui terminal namun kalau perangkat tidak terdekteksi silahkan gunakan ouse haha.

The author of the blog Teknologivirtual


EmoticonEmoticon