Teknologi dan Komputer

Sabtu, 21 Februari 2015

Cara Kerja Otak Orang Gila dan Jenius Hampir Sama

Teknologi Virtual

Bagaimana jika ada seorang yang memaki anda gila? apakah anda marah? yah boleh-boleh saja marah? tapi apakah anda tahu kalau orang jenius pun sebenarnya gila? Antara gila dan jenius, ternyata tipis batasnya. Tidak percaya? Lihatlah temuan pusat kajian ilmiah yang berbasis di Stockholm, Swedia, Karolinska.
Albert Einsteins

Institute. Laporan tentang hasil studi yang ‘menyamakan’ si jenius dan si gila ini antara lain ditayangkan oleh laman jurnal ilmiah The Local.

Dalam laporan ini dikemukakan bahwa dalam banyak hal, proses kerja otak orang jenius memiliki kesamaan dengan otak orang sakit jiwa atau penderita scizofrenia. “Kami sudah mempelajari otak manusia dan salah satu tipe reseptor yang bernama dopamine. Di sini terlihat sistem dopamine orang yang sangat kreatif, sama dengan dopamine penderita scizofrenia,” kata Dr Fredrick Ullen, peneliti yang memimpin studi tersebut.

Penelitian ini, kata dia, menjadi bukti bahwa tidak ada batas yang jelas antara manusia jenius dan orang gila. Satu-satunya hal yang secara jelas membedakan di antara keduanya, kata dia, hanyalah kreativitas.

0 comments:

Posting Komentar

= > Silahkan berkomentar sesuai topik artikel di atas
= > Berkomentar dengan URL (mati / hidup) tidak akan dipublish
= > Gunakan gaya bahasa dan tata penulisan yang mudah dipahami

 
hosting indonesia